Manfaat Sinar Matahari bagi Tubuh


Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Sinar matahari pagi menghasilkan sinar UV (ultraviolet) yang menyentuh permukaan kulit untuk diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan saraf.  Oleh karena itu, Anda dianjurkan berjemur selama 15 menit saja pada waktu yang tepat, yaitu sebelum pukul 10.00 setidaknya dua hingga tiga kali seminggu.

Berikut ini adalah 10 manfaat sinar matahari pagi bagi kesehatan:

1. Mengurangi gula darah

Manfaat matahari yang pertama adalah dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Sinar matahari adalah insulin alami yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal inilah yang merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen, yang kemudian disimpan di hati dan otot. Proses inilah sebagai turunnya kadar gula darah.

2. Sinar matahari mengandung vitamin D

Manfaat sinar matahari berikutnya bisa mendapatkan vitamin D secara cuma-cuma dan sebanyak yang Anda inginkan. Pada waktu sinar ultraviolet disaring di kulit, sinar tersebut merubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Menerima paparan sinar matahari selama 5 menit saja sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh Anda.

3. Matahari membentuk dan memperbaiki tulang

Manfaat matahari bagi manusia selanjutnya dapat menyehatkan tulang. Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium di dalam tubuh Anda. Kondisi ini adalah solusi dalam pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia.

4. Matahari meredam kolesterol darah

Manfaat matahari pagi berikutnya dapat mengontrol kolesterol dalam darah. Ini merupakan kelanjutan proses di atas. Setelah kolesterol di bawah kulit diubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik.

5. Matahari meningkatkan kebugaran pernapasan

Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu manfaat matahari. Selain itu, manfaat sinar matahari bagi tubuh juga mampu meningkatkan kebugaran pernapasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah sinar matahari.

6. Kekebalan tubuh

Saat kulit terkena sinar matahari pagi, terjadi penambahan sel darah putih, terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung antibodi-pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga 3 minggu. Menurut penelitian, cara mendapatkan manfaat matahari pagi dengan berjemur selama 10 menit di bawah matahari. Lakukan satu hingga dua kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko terkena flu hingga 30-40%.

7. Matahari penawar infeksi dan pembunuh bakteri

Manfaat sinar matahari pagi mampu membunuh bakteri penyakit, virus, dan juga jamur. Pada perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonisis, pneumonia, mumps, dan asma, terapi sinar matahari pagi sangat dibutuhkan. Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dapat dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, juga bakteri di udara bereaksi dan dapat dibinasakan oleh sinar matahari.

8. Tidur lebih nyenyak

Ini karena produksi hormon melatonin. Melatonin adalah hormon yang membantu tidur nyenyak di malam hari. Sementara itu, produksi hormon melatonin tergantung pada paparan sinar matahari pagi. Jadi, itu tergantung pada berapa banyak sinar matahari pagi masuk ke dalam tubuh.

9. Menurunkan berat badan 

Salah satu manfaat sinar matahari bagi tubuh dapat membantu kita menurunkan berat badan. Hal ini dapat dikaitkan dengan fakta bahwa jika kita cukup tidur, maka kita akan lebih mudah menurunkan berat badan.

10. Menurunkan tekanan darah

Manfaat matahari bagi manusia juga dapat menurunkan tekanan darah. Kulit yang terkena sinar ultraviolet (UV) melepaskan senyawa, oksida nitrat, yang menurunkan tekanan darah. Dalam penelitian terbaru yang dilakukan di Universitas Edinburgh, dokter kulit mempelajari tekanan darah dari 34 relawan di bawah sinar UV dan panas.

Dalam satu sesi, para relawan terkena kedua sumber cahaya dan di sesi lain, sinar UV diblokir sehingga hanya panas yang memengaruhi kulit. Hasil penelitian menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan setelah terpapar sinar UV selama satu jam tetapi tidak setelah sesi panas saja. Penting untuk dicatat bahwa tingkat vitamin D tidak terpengaruh di kedua sesi.

Nah, sudah tahu apa saja manfaat matahari pagi, kanYuk mulai sekarang sering-sering berjemur di bawah sinar matahari pagi, agar tubuh Anda semakin bugar!

(Sumber: Dokter Sehat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hello!
Can we help you?
Powered by